• English
  • Indonesia

Operasi Kami

TEKNOLOGI

Pengembangan Teknologi informasi dan komunikasi

Teknologi informasi PGN dioperasikan sesuai dengan Standar Operasional Perusahaan yang diaudit dengan menggunakan standar internasional. Untuk mendukung sistem layanan konsumen, Perusahaan telah membangun platform teknologi informasi yang kuat dan handal untuk memastikan pengiriman informasi yang terintegrasi, tepat waktu dan akurat.

Untuk memastikan kinerja optimal dalam distribusi gas bumi, PGN memanfaatkan teknologi informasi untuk mengatur dan memantau kegiatan operasionalnya yang mencakup:

  1. Teknologi operasional, menggunakan AMR/Automatic Meter Reader dan sistem SCADA/Supervisory Control and Data Acquisition, sistem pengukuran dan pengendalian lapangan serta sistem informasi distribusi gas.
  2. Pengelolaan Aktiva Usaha, menggunakan perangkat GIS (Geographical Information System) dan AIM.
  3. Pengelolaan kapasitas, menggunakan sistem pengelolaan transaksi gas dan pengelolaan kapasitas jaringan pipa (GMS/Gas Management System dan SCADA).
  4. Teknologi E-SCADA merupakan sistem yang dikembangkan dari AMR dan diintegrasikan dengan sistem SCADA yang sudah ada di stasiun offtake, yang digunakan untuk memonitor konsumen gas online dengan menggunakan sistem komunikasi GPRS. Untuk memastikan gas yang masuk ke Stasiun Offtake (SCADA) serta gas yang digunakan konsumen online (AMR GPRS), teknologi ini menciptakan sistem informasi yang dikenal sebagai Gas Balance, yang memungkinkan Perusahaan dapat memantau volume suplai yang masuk sama dengan gas yang didistribusikan.

Sistem jaringan distribusi terdiri dari satu atau lebih segmen jaringan pipa yang membawa gas dari titik pengantaran atau sistem penyimpanan ke konsumen listrik, industri, komersial dan rumah tangga.

Untuk memastikan bahwa kualitas dan kuantitas gas yang diterima dari penyuplai dan dikirim ke konsumen sesuai dengan kebutuhan, tiap Titik Pengirim dan Titik Penerima harus dilengkapi dengan Sistem Meteran. Sistem Meteran adalah sistem pengukur gas dalam bentuk Meteran Diafragma, Orifice, Turbin atau Ultra Sonik yang digunakan untuk mengetahui kuantitas gas. Sistem meteran dilengkapi dengan pemancar tekanan dan pemancar temperatur untuk memastikan volume yang diukur sesuai dengan kondisi standar.

Untuk memastikan kualitas gas, sistem meteran dilengkapi dengan Kromatografi Gas, alat analisis H2S, alat analisis H2O dan alat analisis suhu cair Hydrocarbon. Kromatografi Gas menentukan komposisi Hydrocarbon, N2 dan CO2 dalam gas; komposisi ini kemudian digunakan untuk memperhitungkan GHV (Gross Heating Value). Alat analisis H2S menganalisa kandungan H2S dalam gas sedangkan alat analisis H2O menganalisa kandungan H2O. Alat analisis suhu cair Hydrocarbon digunakan untuk menentukan suhu cair campuran hidrokarbon dalam kandungan gas.

Pemilihan teknologi informasi selalu bertujuan untuk membantu PGN menjawab setiap tantangan yang semakin meningkat dan kompleks dalam industri gas.

 

Kembali ke Atas